Naik Kereta dari Stasiun Tawang, Semarang

Wah, ternyata sudah 3 tahun lebih saya tidak naik kereta. Dan ketika saya harus berkereta ke Jakarta hari ini, saya terkagum-kagum dengan perkembangan manajemennya yang oke punya.

Sebetulnya sudah beberapa saat lamanya saya membaca berbagai berita bagus mengenai kereta api Indonesia (KAI) sekarang, terutama semenjak dipimpin oleh Bapak Ignasius Jonan. Tapi baru sekarang kesampaian menjajal sendiri.

Naik kereta api dari Kota Semarang dapat diawali dari 2 stasiun, yaitu Stasiun Tawang dan Stasiun Poncol yang letaknya lumayan dekat. Jika anda naik kereta eksekutif, maka dipastikan Stasiun yang anda tuju adalah Stasiun Tawang.

Seperti stasiun pada umumnya, St. Tawang berbentuk bangunan tua, peninggalan kolonial Belanda. Jika anda masuk menggunakan kendaraan roda 4, anda bisa langsung di drop di pintu utama.

image

Gambar di atas adalah penampakan drop zone St. Tawang dari samping, di depan loket pembelian tiket.

Ketika anda hendak naik kereta, diharapkan anda sudah mem-booking tiket. Tiket yang dijual di stasiun hanyalah tiket go show. Saya pribadi membelinya dari situs tiket di mana saya juga sudah membayar dan memilih tempat duduk.

Di St. Tawang, loket pembelian tiket dan customer service terletak di sebelah selatan.

image

image

Berwarna oranye mencolok, anda tidak akan melewatkannya. Oh ya, jangan lupa untuk ambil no antrian sebelum membeli tiket dan atau ke customer service.

Di sebelah selatan loket, terdapat kamar kecil yang sangat bersih. Di sebelahnya lagi, ada minimarket 24 jam yang juga menyediakan minuman panas. Lumayan buat ngisi perut.

image

Nah karena saya sudah punya bookingan tiket, oleh petugas, saya dianjurkan untuk ke pencetakan tiket. Tempatnya berada di balik pintu utama stasiun.

image

Tinggal isi kode booking, di confirm, tercetaklah tiket kita. Gampang yaaa…(sstt…saya sampai terharu lho, canggih bener kereta api kita sekarang 😀 ).

Setelah tiket resmi di tangan, ternyata saya ga bisa langsung masuk ke dalam stasiun (boarding). Alasannya karena saya kepagian. Oalah, beda ya ma pesawat. Klo di pesawat kan, mau berapa jam lebih awal juga oke oke aja kan ya…

image

Tuh banyak yang nunggu juga karena belum bisa boarding.

Saya memang berangkat pagi (banget) karena di tiket tercetak aturan paling lambat 1 jam sebelum jam keberangkatan harus sudah sampai stasiun. Ternyata oh ternyata, ini ga terlalu baku, ga kaya di pesawat. Bahkan ada yang baru boarding 5 menit sebelum keberangkatan. Bahkan lagi, waktu ada pengumuman kereta mau berangkat, sempat ada drama, seorang ibu di gerbong saya, teriak2 panik karena 4 saudaranya belum datang. Dia tanya ke petugas bisa ga ya nunggu…Hahaha…si petugas, tentu saja, dengan tegas menolak permintaan si ibu yang panik ini.
Wew, manajemennya uda oke, penumpangnya masih aja ada yang sembarangan.

Oke deh, sekian sharing dari saya. Kereta mau berangkat nih. Saya juga sudah duduk manis di seat saya, sambil ngetik sambil ngecharge tablet (yes, ada colokan untuk tiap kursi). Tinggal kopi panas aja nih yang kurang. Pesan dulu ah…
Eh, ternyata saya juga dapat koran free…aduh, makin cinta aja saya sama kereta…
See yaaa…saya mau menikmati perjalanan ini…

Naik kereta api, tut tut…

image

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s