Travel Writing: Postcards from strangers: Menjelajahi dunia dengan kartu pos

Photo 12-01-13 22 01 58

Bosan ber-Facebook an atau ber-Twitter an dan ingin mencari bentuk baru dari social network?

Suka dengan fotografi atau travelling tapi ga punya duit cukup?

Ingin menikmati kembali kenangan masa kecil di mana ada keriaan menyambut Pak Pos datang ke rumah?

Jika anda merasakan tiga-tiganya, atau mungkin hanya salah satunya, maka anda akan menikmati bertukar kartu pos melalui Postcrossing.

Postcrossing merupakan gabungan kata dari ‘postcard’ dan ‘crossing’ (atau exchange). Nama ini diambil untuk menyebut sebuah project online di mana kita bisa mengirimkan dan menerima kartu pos yang sesungguhnya (bukan versi elektronik) dari seluruh dunia. Project ini gratis dan bisa diikuti siapapun.

Saya bergabung dengan project ini setelah browsing dalam rangka mencari komunitas untuk bertukar kartu pos. Cara mengikutinya sangat mudah. Berikut tahapannya:

  1. Go to postcrossing.com untuk mendaftar sebagai member
  2. Lengkapi profil diri dengan menceritakan sekilas mengenai diri kita dan kartu pos apa yang diinginkan (wish lists)
  3. Sebelum menerima kartu pos, kita harus mengirim terlebih dahulu. Oleh karena itu, minta alamat pengiriman dari website dengan menge-klik ‘Send a postcard’ di bawah foto profil kita.
  4. Website akan memilihkan calon penerima kartu pos secara acak. Pertama kali yang biasanya saya lakukan saat menerima alamat adalah mengecek profil mereka untuk mencari tahu apa keinginan mereka.
  5. Kirim kartu pos ke alamat yang diberikan oleh website dengan mencantumkan ID. ID ini sangat penting sebagai cara di mana Postcrossing mendeteksi apakah kita sudah benar-benar mengirimkan kartu pos atau belum. Dengan ID ini, si penerima kartu pos kita akan men-register di website.
  6. Sebagai pemula, kita hanya bisa mengirimkan 5 kartu pos pertama. Angka ini akan bertambah seiring dengan keaktifan kita mengirimkan kartu pos.
  7. Jika kartu pos kita sudah sampai dan ter-register (dengan nomer ID yang kita cantumkan), kita akan mendapatkan notifikasi dari Postcrossing.
  8. Kalau sudah sampai tahap ini, bersiap-siaplah untuk menerima kartu pos dari berbagai belahan dunia. Kamu bisa memutuskan untuk menunggu saja atau bisa juga sambil mengirimkan kartu pos lain.
  9. Jika akhirnya kamu sudah menerima kartu pos, langsung register ID yang tertera.

Yang paling menarik dalam mengikuti project ini adalah unsur surprise karena kita tidak pernah tahu dari mana saja kita akan mendapatkan kartu pos. Sebagai contoh, saya mendapatkan kartu pos dari berbagai negara, yang selama ini cuma saya baca di peta, seperti Belarus, Latvia, Lithuania, atau Ukraina.

So kenapa tidak mencoba? Ayo menjelajahi dunia melalui kartu pos. Happy postcrossing!

(Dipublikasikan di Majalah Travelling ‘Getaway’ Indonesia edisi Desember 2012).

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s