Tanya Jawab Q&A New Zealand ASEAN Scholars Awards

Dear friends,

Sehubungan dengan artikel saya https://pipietlarasatie.wordpress.com/2011/12/16/scholarship-how-to-get-it/ , ada teman-teman yang sedang berburu beasiswa, menghubungi saya untuk menanyakan hal-hal tertentu terutama spesifik ke hal melamar New Zealand ASEAN Scholars Awards. Saya yakin mungkin beberapa pertanyaan tersebut hampir sama dengan pertanyaan teman-teman yang lain. Oleh karena itu saya berinisiatif untuk membuat Q&A ini supaya bisa membantu persiapan teman-teman. Good luck 🙂

KATEGORI / JURUSAN

Q: Kalau berdasarkan informasi di web, saya tdk masuk dlm kategori prioritas. Kira-kira bagaimana ya kans saya?

A: Kalau menurut saya, penuhi saja persyaratannya dan apply. Kita kan tidak pernah tahu kapan rejeki kita datang. Klo pas rejeki nya, pasti bisa mendapatkan beasiswa yang diidam-idamkan 😀

Q: Apakah untuk mencari beasiswa, kita harus  linier atau konsisten dengan jurusan yang kita ambil di jenjang s1 dulu? Misal kalau dulu ambil pertanian dg program studi penyuluhan dan komunikasi pertanian, apakah S2 nya sebaiknya harus ambil yang sama atau bahkan dapat lintas jurusan (misal dari pertanian ke ekonomi)?

A: Untuk masalah linear atau tidaknya, itu tergantung bagaimana kita bisa bargain dan menunjukkan kenapa kita mengambil jurusan yang berbeda. Misal dulu S1 nya ekonomi kemudian bekerja di Departemen Kehutanan, jadi ingin mengambil S2 kehutanan. Alasan yang dikemukakan adalah mainly karena tempat kerja sehingga ingin meningkatkan kapasitas diri sehingga bisa bekerja semaksimal mungkin. Selain itu bisa juga dikemukakan, dalam membuat thesis akan mengambil topik ekonomi kehutanan, jadi menggabungkan hal yang didapat di S1 dan S2 nanti.

DOKUMEN

Q: Apakah ijazah, akte kelahiran dan transkrip nilai hanya perlu dibawa ke penerjemah tersumpah ataukah juga butuh legalisasi lebih lanjut dari yang menerbitkan?

A: Untuk dokumen-dokumen penting yang belum ada terjemahan dalam Bahasa Inggrisnya, bisa diterjemahkan di penerjemah tersumpah dulu dan langsung di legalisir di tempat penerjemah yang bersangkutan. Jika penerjemah tidak mau melegalisir, legalisir juga bisa dilakukan di notaris publik (jika tidak mau repot melegalisir semua dokumen satu-satu ke instansi penerbit).

SURAT REKOMENDASI

Q: Tentang surat rekomendasi, biasanya dari siapa saja dan bagaimana formatnya?

A: Yang standar ya dari pembimbing skripsi/tesis, atasan di kantor dan dekan/pembantu dekan fakultas waktu dulu kuliah. Kalau punya kegiatan aktif di luar, bisa dipertimbangkan untuk meminta rekomendasi mengenai hal itu, contohnya aktif di kegiatan Karang Taruna, bisa minta rekomendasi dari Lurah/Camat setempat. Tantangannya adalah bagaimana mereka bisa men-deliverkan isi rekomendasi yang kita inginkan, oleh karena itu tawarkan saja untuk membuat draft surat rekomendasi tersebut. Formatnya sih ga ada yang baku, yang penting bisa ‘menjual’ saja :D…jadi silakan saja, sreg nya mau bikin yang seperti apa. Yang jelas tujuannya yaitu bagaimana surat itu bisa mewakili kelebihan-kelebihan kita (terutama dari pelamar-pelamar yang lain) dan menyampaikannya kepada penerima beasiswa supaya memberikan beasiswa itu kepada anda 🙂 Satu lagi, kalau bisa beri lebih…maksud saya, jika mereka minta 2 buah surat rekomendasi, beri 3. Kalau mereka minta 3 buah, beri 4 😀

Q: Apakah surat rekomendasi dapat diberikan secara pribadi dari dosen (tidak perlu memakai kop surat yang ada logo lembaga tempat dosen tersebut bernaung)?

A: Surat rekomendasi bisa saja diberikan dosen sebagai pribadi selama beliau berkenan.

NILAI

Q: Nilai TOEFL saya lebih dr syarat beasiswa, tp masih di bawah requirements dr universitas tujuan, peluangnya gmn ya, mbak? Apakah sy harus tes lg, klo skor blm masuk jg baiknya gmna ya?

A: NZAID biasanya akan bermurah hati memberikan kita, yang sudah diterima beasiswa, untuk ikut les bhs inggris di IALF surabaya supaya kita bisa memenuhi requirement universitas yang kita apply. Sebagai contoh, dulu nilai IELTS saya 6,5 tetapi karena saya daftar ke University of Canterbury yang mensyaratkan nilai IELTS 7, saya jadinya dikursuskan 6 bulan di Surabaya. Dapet uang saku lagi…lumayan, lebih besar daripada gaji PNS saya hehehe…

Q:  Bagaimana jika nilai kita semasa S1 dulu ada nilai C-nya walaupun IPK masih di atas 3? Apakah ini akan berpengaruh ke aplikasi?

A: Setahu saya tidak ada syarat-syarat nilai  transkrip sespesifik seperti itu. Yang lebih penting adalah nilai Bahasa Inggris nya.

Q: Sertifikat toefl IBT saya masih belum ditangan tapi skor online nya sudah ada. Apakah saya bisa apply dengan skor online ?

A: Kira-kira bisa dapat sertifikat nya kapan? kalau masih bisa didapat sampai 2 minggu sebelum due date scholarshipnya, alangkah baiknya menunggu dulu. Karena setahu saya, harus dilegalisir dulu kan ya…

Q:  Nilai TOEFL saya udah cukup untuk syarat beasiswa, tapi untuk uni masih kurang, padahal harus daftar ke uni nya dulu kan ya?

A: Saya pikir, silakan saja mendaftar. Saya juga waktu melamar beasiswa, nilainya masih di bawah requirement uni 😀

Q: Mengenai English Language Requirements, tertulis “international test result preferred”, ini bisa diartikan mereka menerima ITP TOEFL gak ya mbak?

A:  Kalau saran saya pribadi alangkah baiknya mengikuti sesuai dengan yang apa mereka mau. Jika mereka mau yang international, beri mereka yang international. Jangan membuat celah-celah di aplikasi anda 🙂

UNIVERSITAS

Q: Mana dulu yang harus dilakukan, mendaftar ke universitas, atau mendaftar beasiswa terlebih dahulu?

A: Pertanyaan di atas sangat tergantung persyaratan beasiswanya. Ada beasiswa yang mensyaratkan bahwa dalam mendaftar, sudah harus punya letter of acceptance dari universitas. Ini berarti anda harus mendaftar universitas dulu. Contoh beasiswa seperti ini adalah STUNED (Belanda) dan DAAD (Jerman). Selain itu ada juga beasiswa yang dalam persyaratannya tidak mengharuskan adanya Letter of Acceptance (khususnya utk setingkat master). contoh beasiswa ini  adalah AUSAID (Australia) dan NZAID (New Zealand). Untuk New Zealand ASEAN Scholars Awards, bagi yang melamar PhD harus menyertakan bukti rekomendasi dengan calon supervisor. Penyertaan Letter of Offer hanya apabila sudah didapatkan, jika belum mendapatkan, masih bisa melamar beasiswa.

Q: Kalo di web universitas nya ga disebutin research (master), brarti ga masuk kategori research kan ya?

A: Utk pertanyaan soal research ato enggaknya, berhubung setiap sekolah/uni berbeda, saya sarankan kontak langsung universitas nya. Tanya mengenai kebijakan mereka dan detail program yang anda minati.

Q: Saya cek ke web universitas-universitas, ternyata programnya macem-macem untuk postgraduate. Ada yang pake kata ‘diploma’, ada juga yang ‘certificate’. Maksudnya gimana?

A:  Diploma atau certificate itu maksudnya program sebelum master. jadi sebelum bisa dapet gelar master, biasanya students dari developing country harus bisa membuktikan diri bahwa mereka bisa mendapatkan nilai bagus. Kalau nilainya di bawah standar, mereka hanya bisa mendapatkan gelar postgrad diploma atau certificate, bukan master.

PERSYARATAN LAINNYA

Q: Mengenai persyaratan min. 2 thun kerja: Kondisi saya adalah saya resmi bekerja sebagai PNS sebenarnya baru 1,5 thun.. Tapi dahulunya sebelum saya diangkat menjadi PNS saya juga sudah magang dan bekerja di instansi yg sama slama 6 bulanan sambil menunggu ijazah saya keluar dan resmi diangkat menjadi PNS. Bisa tidak saya melamar?

A: Sudah bisa melamar kok, kan sudah bekerja 2 tahun…yang penting ada surat instansi yang menerangkan anda sudah bekerja selama total 2 tahun 🙂 Ga masalah 6 bulan pertama masih magang dan belum PNS.

Q: Tentang research topic yang kita ajukan di application, apakah sudah pasti itu yang nantinya akan dijadikan topik tesis?

A: Untuk pertanyaan mengenai research topic, ya memang benar. Diharapkan itulah yang akan menjadi topik di thesis kita. Tapi jika memang ternyata seiring dengan berjalannya waktu, berniat untuk merubah topik atau bahkan tidak melakukan research, bisa dikomunikasikan dengan departemen yang bersangkutan.

BIAYA

Q: Apakah besar pendanaan dari NZ bisa mengcover biaya hidup NZ ASEAN Scholars dan family? (misal suami/istri + anak)?

A: Tidak bisa. Anda harus bisa mencari uang tambahan utk mengcover kekurangan biaya tersebut.

Q: Apakah suami/istri bisa memperoleh pekerjaan disana?

A: Bisa. Suami/istri anda akan mendapatkan work visa yang bisa digunakan untuk bekerja di NZ.

Advertisements

35 responses to “Tanya Jawab Q&A New Zealand ASEAN Scholars Awards

  1. Pingback: What need to prepare before your departure to study in New Zealand’s universities | Pipiet's Blog·

  2. Hi Mbak Pipiet,

    Perkenalkan saya Yanche dari Sumba, NTT daerah GFA.

    Saya ingin menanyakan tentang standar IPK beasiswa ini? Apakah pelamar dari Geographic Focus Area seperti saya dimungkinkan melamar dengan minimal IPK 2.75?

    Terima kasih berlimpah sebelumnya Mbak Pipiet atas jawabannya.

    Salam,
    Yanche Ghanggo Ate

  3. Mbak pipit, perkenalkan saya agung yansusan dari bandung. Kebetulan saya mengalami hal serupa dengan mbak laura. Saya mendapatkan email conditionally approved, dikarenakan nilai ielts saya 6 pas. Jadi harus di training dulu di Ialf surabaya.
    Mbak, ada beberapa pwrtanyaan yg ingin saya tanyakan,
    1. kalau misalnya sudah training 6 bulan, apakah itu langsug diberangkat ke Nz atau tunggu beberapa bulan baru diberangkatkan?
    2. Saya agak bingung, saya memilih univ of auckland, tetapi setau saya jurusan byg saya pilih iu start belajarnya feb, karena pelatihannya start januari, berarti saya masuk kuliahnya kalo lancar itu tahun depan ya mbak, 2015?
    3. Mbak jika boleh, saya juga ingin dijapri dong mbak mengenai besaran beasiswa ke email agung.yansusan@gmail.com. saya penasaran :).
    4. Btw mbak disana mengambil kerja part time? Ada cerita blognya gak? Pengen baca kalo ada. 🙂

    maaf mbak kalo banyak banget pertanyaannya, makasih buat blognya. Saangaaaaat bermanfaat. Semoga Tuhan membalas kebaikan mbak 🙂

    Agung yansusan

    • Halo Agung Yansusan, thanks ya sudah mampir ke blog saya 🙂
      Pertama-tama saya ucapkan selamat atas keberhasilannya mendapatkan email sakti tersebut.tinggal selangkah lagi….semangat!

      Berikut jawaban dari pertanyaan nya:

      1. Pada saat kursus persiapan bahasa, tidak penting berapa lama waktu kursusnya, yang penting adalah anda mencapai nilai yang dipersyaratkan. Ada yang 1 periode (10 minggu), ada yg 2, bahkan ada yg memerlukan 3 periode.
      Setelah mencapai nilai yg diinginkan, pihak univ bisa dihubungi utk mengatur jadwal keberangkatan.

      2. Kalau sudah disebutkan seperti itu, biasanya iya, anda berangkat th depannya lagi.

      3. Ok.

      4. Saya bekerja part time di sana, hanya sja belum sempat menceritakannya di blog 🙂

      Demikian jawaban saya, semoga membantu.

      Salam,
      Pipiet

  4. Salam,
    Mbak Pipit, Saya juga ingin apply beasiswa NZAS tapi skor IELTS saya baru dapat 6,0. Kira-kira masih bisa lolos administrasi tidak mbak ? Ada seleksi wawancara kah mbak untuk beasiswa NZAS ?
    Mohon dengan sangat dijawab ya mbak. Kalau berkenan bisa dilayangkan ke mamah_wirya11@yahoo.co.id.
    terimakasih…banyak.

    • Dear Dwi,

      Terimakasih ya sudah berkenan mampir ke blog saya.
      Pertama-tama, mohon maaf jawabannnya tidak saya kirim ke email, tetapi langsung ke blog ini. Semoga Dwi tidak keberatan.

      Berdasarkan posting Dewi di atas, kalau boleh saya kasih saran, dicoba kirim aplikasi saja. Mengenai kemampuan bahasa Inggris, jika lolos, akan ada pre departure English language training di IALF Surabaya (seperti saya dulu).

      Proses seleksi nya juga termasuk wawancara. Dilakukan setelah seleksi administrasi.

      Semoga membantu ya…

      Salam,
      Pipiet

  5. Halo mbak pipiet, saya masih kuliah dan sebentar lagi insha allah lulus dan berencana untuk apply beasiswa ini. Tapi masalahnya selama kuliah saya memang tidak pernah ada pengalaman kerja selama 2 tahun, maksud pekerjaan disini yang bagaimana ya mbak? terimakasih.

    • Dear Denny,
      Terimakasih sudah mampir ke blog saya.

      Beasiswa ini sepertinya dirancang untuk yang punya pengalaman bekerja, bukan fresh-graduate.
      Jika Denny bekerja sambil berkuliah, bisa dicoba apply. Kalau tidak, bisa coba apply jenis skema beasiswa lain seperti LPDP. Stuned juga mulai tahun 2014 menerima fresh graduate.

      Tetap semangat!

  6. haloo mbak pipit… salam kenal…
    nama saya yudhiro. saya berencana apply NZAS tahun ini.tetapi ada yg sedikit membingungkan saya yaitu pilihan degree nya dmn ada 2 pilihan yg hrs diisi. kira2 baiknya bagaimana ya?pilihan pertama diisi master degree lalu pilihan kedua diisi postgraduate diploma atau certificate?atau dua2nya diisi master degree semua. karena subject yang saya inginkan adalah geothermal. Sedangkan setahu saya di auckland university, postgraduate certificate untuk geothermal itu sangat bagus. trimakasih ya mbak atas bantuannya.

    • Halo Mas Yudhiro, terimakasih sudah mampir ke blog saya.

      Mengenai 2 pilihan, mungkin itu pilihan tujuan studi ya? Jadi bisa diisi yang Mas inginkan. Seperti kalau misal memilih tujuan studi waktu UMPTN (eh apa sih namanya sekarang, hahaha…ketahuan umurnya deh akunya)

      Mengenai postgraduate certificate/postgraduate diploma, itu adalah jenjang studi yang belum diakui di Indonesia. Jadi Mas harus hati-hati memilihnya.
      Jenjang tersebut biasanya adalah setahun pertama dalam meraih gelar Master di sebuah Universitas. Untuk lebih yakinnya, bisa kontak Universitasnya.

      Demikian, semoga membantu.

      Salam,
      Pipiet

  7. Salam kenal mb Pipiet,
    Perkenalkan saya ariyani, dan Alhamdulillah akan menghadapi interview untuk beasiswa ini. Mohon infonya mb, apakah saya perlu prepare dengan mempersiapkan daftar ke

    kampusnya terlebih dahulu, pilihan pertama saya adalah canterbury, dan yg kedua adalah wellington. Mohon bantuannya ya mba, kalau untuk contact dosen di universitas

    canterbury dapat mencari contact dosenya dimana ya,karena saya surfing ke web canterburynya tapi tidak menemukannya, hanya menemukan struktur organisasinya (bukan list

    lengkap dosennya).Mohon bantuannya ya mb, terima kasih banyak.:).

    • Halo Ariyani,
      Terimakasih sudah berkenan mampir di blog saya.

      Pertama-tama , selamat ya atas kelulusan seleksi administrasinya. Wah pasti seneng banget ya…
      Mengenai interview, memang kita sebaiknya sudah mempersiapkan diri, termasuk pengetahuan akan kampus yang dituju. Ini akan menjadi nilai plus tersendiri.

      Kebetulan Ariyani tidak menyebutkan jurusan/departemen yang dituju, jadi saya tidak bisa banyak membantu.

      Good luck for interview nya ya…

      Pipiet

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s